korean movie
Categorized under: Drama Korea
Film korea windstruck

Sebelum saya menulis apapun tentang film korea lawas windstruck(tahun 2004), saya pertama-tama harus mengakui satu hal: “Ini film korea atau drama korea pertama yang berhasil membuat saya meneteskan air mata dan membuat mata saya berkaca-kaca, bahkan ketika filmnya baru berjalan tiga per empat”
Wow! segitu menyedihkan dan mengharukannya kah film ini? sehingga film belum selesai saya sudah mulai meneteskan air mata? Bukan! yang saya maksud bukan air mata karena sedih atau terharu, melainkan karena NGANTUK! sebab menurut saya, film korea windstruck ini memiliki transformasi genre yang sangat instan, tahap pertama film ini seperti mengenalkan dirinya sebagai film komedi romantis, tahap ke dua film ini mencoba mengenalkan diri sebagai film drama tragedi, tahap ketiga dan keempat berturut-turut ia coba mengidentitaskan diri sebagai film drama action dan film drama fantasy, hadeeh bingung!
Wow! segitu menyedihkan dan mengharukannya kah film ini? sehingga film belum selesai saya sudah mulai meneteskan air mata? Bukan! yang saya maksud bukan air mata karena sedih atau terharu, melainkan karena NGANTUK! sebab menurut saya, film korea windstruck ini memiliki transformasi genre yang sangat instan, tahap pertama film ini seperti mengenalkan dirinya sebagai film komedi romantis, tahap ke dua film ini mencoba mengenalkan diri sebagai film drama tragedi, tahap ketiga dan keempat berturut-turut ia coba mengidentitaskan diri sebagai film drama action dan film drama fantasy, hadeeh bingung!
lalu, selain itu menurut saya sebenarnya film ini seharusnya habis pada tiga perempat jalan ceritanya aja, jadi menurut saya seperempat film lainnya itu hanya dipanjang-panjangin aja, kenapa? karena sebenarnya klimaksnya adalah ketika kekasih sang tokoh wanita utama terbunuh saat tokoh wanita utama tersebut melakukan pengejaran terhadap seorang kriminal sadis, dari situ sebenarnya ada alur klimaks yang sangat tepat momentumnya bagi sang sutradara untuk mengeksplorasi film ini dan menutup film ini sebagai drama tragedi, tapi sayang, sang sutradara tak memilih opsi itu, sehingga nilai melodrama yang seharusnya bisa dieksplorasi lebih jauh menjadi sedikit hambar, hadeehh…. itulah alasan mengapa mata saya berkaca-kaca ketika memasuki paruh perempat akhir film ini 
tapi…. tunggu dulu, sebegitu burukkah film korea yang diperankan olehJun Ji-Hyun (JJH) ini?? sebenarnya, saya harus mengaku, kalo penilaian saya diatas itu sebab kesalahan saya pribadi
karena saya sebenarnya telah melanggar dua aturan sebelum menonton film korea windstruck, yaitu:
- Pertama, saya telah melanggar aturan karena sebelum menonton film ini saya telah baca sinopsinya dulu, sebuah kesalahan fatal yang saya lakukan ini menyebabkan saya udah tau ceritanya akan berakhir dengan ending yang tidak pernah saya suka dalam film drama: SAD ENDING
- kedua, saya menonton film my sassy girl terlebih dahulu, baru nonton windstruck (seharusnya sebaliknya) ini menyebabkan saya sepanjang jalannya film tsb, selalu saja terbayang akan akting JJH dan CTH dalam film my sassy girl yang ciamik dan memeliki endless mysteri hingga saat ini
jadi…. bagi anda yang ingin menonton windstruck dan ingin berpendapat bahwa ini film yang bagus dan menarik, anda dilarang keras melanggar dua pantangan diatas! atau anda akan berakhir sama persis seperti saya: “meneteskan air mata karena mengantuk saat menonton seperempat akhir film ini”
Komentar
Posting Komentar